Perawatan aki mobil merupakan hal yang sangat penting karena aki berfungsi sebagai sumber tenaga utama dalam sistem kelistrikan kendaraan. Komponen ini tidak hanya berperan untuk menyalakan mesin, tetapi juga menyuplai daya bagi berbagai fitur. Seperti sistem audio, pendingin kabin, lampu penerangan, hingga perangkat elektronik tambahan. Tanpa aki yang sehat, seluruh kenyamanan dalam berkendara akan terganggu, bahkan kendaraan bisa sama sekali tidak dapat beropersi.
Sayangnya, masih banyak pemilik kendaraan yang kurang memahami pentingnya perawatan aki. Tidak sedikit yang baru menyadari kondisi aki setelah muncul gejala kerusakan, seperti mesin sulit distarter atau lampu kendaraan meredup. Padahal, kondisi tersebut bisa dicegah dengan langkah perawatan sederhana yang dilakukan secara rutin. Aki dengan perawatan yang benar mampu bertahan lebih lama, memberikan suplai listrik stabil, serta mengurangi risiko kendaraan mogok mendadak.

unsplash.com
Perawatan yang kurang tepat akan berisiko membuat aki cepat tekor atau soak. Hal ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi menimbulkan biaya tambahan untuk penggantian. Oleh sebab itu, pengetahuan mengenai cara menjaga kesehatan aki mobil menjadi hal yang wajib Anda ketahui agar kendaraan selalu dalam kondisi optimal dan siap digunakan kapan saja. Berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan agar aki tetap awet dan tidak cepat tekor.
Beban kelistrikan yang terlalu besar bisa membuat aki bekerja lebih berat. Pemakaian aksesori tambahan seperti lampu dengan daya tinggi, sound system besar, atau perangkat lain yang mengonsumsi listrik berlebih perlu dikontrol. Pemeriksaan rutin pada beban aki juga penting untuk memastikan penggunaannya tidak melebihi kapasitas. Perawatan aki mobil ini bisa dengan pengecekan ke bengkel resmi atau menggunakan alat ukur sederhana.
Debu, kotoran, atau kerak pada terminal aki dapat menghambat aliran listrik. Terminal aki yang kotor akan membuat arus listrik tidak optimal, bahkan berpotensi menyebabkan korosi. Membersihkan terminal aki bisa dengan sikat kawat atau sikat plastik secara hati-hati. Jika kerak cukup tebal, bisa menggunakan larutan soda kue dan air untuk menghilangkannya. Pembersihan rutin akan membantu menjaga kelancaran arus listrik dan memperpanjang umur aki.
Mobil yang jarang digunakan bisa membuat aki cepat melemah karena tidak mendapat pengisian daya dari alternator. Oleh karena itu, meskipun kendaraan tidak sedang Anda pakai, mesin sebaiknya tetap dipanaskan setiap hari sekitar 5–10 menit. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga daya aki tetap terisi penuh dan mencegah kondisi soak.
Aki yang sudah mulai melemah biasanya muncul tanda sulit menyalakan mesin. Jika gejala ini muncul, segera lakukan pengisian ulang daya atau pemeriksaan ke bengkel. Menunda pengisian listrik hanya akan memperparah kondisi aki hingga akhirnya harus Ana ganti. Menjaga suplai listrik pada tingkat optimal menjadi kunci agar aki tetap awet.
Jika kendaraan tidak Anda gunakan dalam waktu lama, misalnya lebih dari satu minggu, melepas kabel aki dari terminal adalah langkah perawatan aki mobil yang tepat. Hal ini bertujuan untuk mencegah aliran listrik tetap berjalan meskipun mobil dalam keadaan mati. Tanpa pelepasan kabel, aki bisa cepat terkuras dan menyebabkan kerusakan permanen.
Pemilihan aki sangat berpengaruh terhadap kinerja kendaraan. Aki berkualitas rendah rentan mengalami kerusakan cepat dan dapat merusak komponen kelistrikan mobil. Sebaliknya, aki kering dengan kualitas terbaik akan lebih tahan lama, tidak membutuhkan perawatan rumit, serta memberikan suplai listrik yang stabil. Oleh karena itu, selalu gunakan aki yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan.
Selain perawatan, penting juga untuk mengenali tanda-tanda aki mobil mulai bermasalah. Gejala umum antara lain lampu kendaraan meredup, suara klakson melemah, hingga mesin sulit Anda starter. Jika tanda-tanda ini muncul, segera lakukan pemeriksaan agar tidak menimbulkan masalah lebih besar. Pendeteksian sejak awal akan membantu mencegah biaya penggantian yang mahal.
Aki tidak akan berfungsi dengan baik tanpa dukungan alternator yang sehat. Alternator berfungsi mengisi daya aki saat mesin menyala. Jika alternator rusak, aki akan lebih cepat habis meskipun sudah berganti dengan yang baru. Pemeriksaan sistem kelistrikan, termasuk kabel dan sekring, juga perlu pengecekan secara rutin agar tidak ada hambatan arus yang membuat aki bekerja lebih keras.
Penggunaan kendaraan yang konsisten juga membantu menjaga kesehatan aki. Mobil yang hanya sesekali Anda pakai berpotensi membuat aki kehilangan daya. Oleh sebab itu, sebaiknya mobil dijalankan secara teratur, meskipun hanya untuk jarak dekat. Hal ini akan membuat aki tetap mendapat pengisian daya dari sistem kelistrikan mobil.
Perawatan aki mobil agar tidak cepat tekor dapat dilakukan dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten, seperti menjaga kebersihan terminal, memperhatikan beban pemakaian, memanaskan mesin secara rutin, hingga memastikan penggunaan aki berkualitas. Selain itu, memperhatikan tanda-tanda awal kerusakan dan melakukan pemeriksaan sistem kelistrikan juga menjadi bagian penting dalam perawatan. Dengan perawatan yang tepat, aki dapat bertahan lebih lama, kinerja mobil tetap optimal, dan kenyamanan berkendara selalu terjaga. Menjadikan perawatan aki sebagai rutinitas akan membantu mencegah kerusakan yang tidak Anda inginkan sekaligus menjaga performa kendaraan tetap handal setiap saat.
AGYA |
|
| 1.2 G CVT | IDR 216.600.000 |
| 1.2 G CVT (TCO) | IDR 217.150.000 |
| 1.2 G CVT Stylix (TCO) | IDR 220.450.000 |
ALPHARD |
|
| NEW 2.5 G CVT | IDR 1.398.000.000 |
| NEW 2.5 G CVT PC | IDR 1.401.500.000 |
| NEW 2.5 Hybrid CVT | IDR 1.589.200.000 |
| NEW 2.5 Hybrid CVT PC | IDR 1.592.600.000 |
AVANZA |
|
| 1.3 E MT | IDR 260.000.000 |
| 1.3 E CVT | IDR 273.500.000 |
| 1.5 G MT | IDR 280.900.000 |
| 1.5 G CVT | IDR 294.500.000 |
CALYA |
|
| 1.2 G MT | IDR 204.000.000 |
| 1.2 G AT (TCO) | IDR 218.500.000 |
| 1.2 G AT Luxury | IDR 219.800.000 |
FORTUNER |
|
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin | IDR 595.100.000 |
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin PC | IDR 597.700.000 |
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin 2 Tone | IDR 599.600.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel | IDR 639.800.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel PC | IDR 642.700.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel 2 Tone | IDR 644.400.000 |
| VRZ 2.8 4x4 AT Diesel | IDR 703.100.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x4 AT Diesel | IDR 730.000.000 |
HIACE |
|
| 3.0 Commuter (16 seat) | IDR 591.600.000 |
| 2.8 Premio (10 seat) | IDR 682.800.000 |
HILUX DC |
|
| 2.4 E 4X4 MT | IDR 455.100.000 |
| 2.4 G 4X4 MT | IDR 487.400.000 |
| 2.4 V 4X4 AT | IDR 540.800.000 |
HILUX RANGGA |
|
| Pickup 2.0 Std MT Bensin | IDR 213.500.000 |
| Pickup 2.0 Std MT 3 Way Bensin | IDR 214.400.000 |
| Pickup 2.0 High MT Bensin | IDR 234.700.000 |
| Pickup 2.4 Std MT Diesel | IDR 266.200.000 |
| Pickup 2.4 Std MT 3 Way Diesel | IDR 267.000.000 |
| Pickup 2.4 High MT Diesel | IDR 299.200.000 |
| Pickup 2.4 High AT Diesel | IDR 319.300.000 |
INNOVA ZENIX |
|
| 2.0 G CVT | IDR 425.700.000 |
| 2.0 G CVT PC | IDR 428.600.000 |
| 2.0 V CVT | IDR 467.300.000 |
| 2.0 V CVT PC | IDR 470.000.000 |
| 2.0 G HEV CVT | IDR 478.700.000 |
| 2.0 G HEV CVT PC | IDR 481.500.000 |
| 2.0 V HEV CVT Modelista | IDR 548.200.000 |
| 2.0 V HEV CVT Modelista PC | IDR 551.200.000 |
| 2.0 Q HEV CVT Modelista | IDR 621.300.000 |
| 2.0 Q HEV CVT Modelista PC | IDR 623.800.000 |
KIJANG INNOVA |
|
| 2.4 G MT Diesel | IDR 406.000.000 |
| 2.4 G AT Diesel | IDR 425.400.000 |
RAIZE |
|
| 1.2 G CVT | IDR 267.400.000 |
| 1.0 Turbo G CVT | IDR 284.900.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT | IDR 298.100.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT 2 Tone | IDR 300.500.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT TSS 2 Tone | IDR 320.700.000 |
RUSH |
|
| 1.5 G MT | IDR 299.800.000 |
| 1.5 G AT | IDR 309.800.000 |
| 1.5 GR Sport MT | IDR 313.900.000 |
| 1.5 GR Sport AT | IDR 323.700.000 |
VELOZ |
|
| 1.5 V Hybrid | IDR 273.000.000 |
| 1.5 Q Hybrid | IDR 290.000.000 |
| 1.5 Q Hybrid Modelista | IDR 313.000.000 |
| 1.5 Q Hybrid TSS Modelista | IDR 343.000.000 |
VOXY |
|
| 2.0 AT Premium Color | IDR 627.500.000 |
YARIS CROSS |
|
| G 1.5 CVT | IDR 369.100.000 |
| S 1.5 CVT TSS GR | IDR 418.800.000 |
| S 1.5 CVT TSS GR PC | IDR 421.400.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR | IDR 457.900.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR PC | IDR 460.300.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR 2 Tone | IDR 461.600.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR PC 2 Tone | IDR 462.600.000 |