Berkendara jarak jauh di jalan tol, meskipun jalannya relatif lurus, seringkali membuat kaki pegal karena harus terus-menekan pedal gas. Untungnya, mobil Toyota terbaru telah lengkap dengan teknologi canggih bernama Cruise Control (CC). Sistem ini dapat menjaga laju kendaraan pada kecepatan konstan yang telah ditentukan, tanpa perlu lagi menekan pedal gas.

pinterest.com
Setelah menyetel kecepatan, misalnya 60 km/jam, ECU akan mengingat angka ini sebagai acuan. Sistem kemudian terus-menerus membandingkan kecepatan aktual mobil yang dilaporkan oleh sensor kecepatan dengan kecepatan yang disetel. Jika mobil mulai melambat karena tanjakan, ECU akan memerintahkan aktuator untuk membuka throttle lebih lebar sehingga tenaga mesin bertambah. Sebaliknya, saat mobil meluncur turun dan mulai terlalu cepat, ECU akan menutup throttle untuk mengurangi kecepatan.
Toyota telah menyematkan fitur ini pada berbagai model terbarunya, seperti Fortuner, Raize, Corolla Cross dan Yaris Cross. Berikut langkah mengoperasikan fitur Toyota ini.
Sebelum mengaktifkannya, pastikan berada di jalan yang sesuai, seperti jalan tol atau jalan bebas hambatan yang lengang . Hindari penggunaan fitur dalam kondisi hujan deras, jalan licin, lalu lintas padat atau jalan berliku.
Injak terus gas hingga mobil perlahan mencapai kecepatan yang diinginkan. Biasanya, sistem Cruise Control direkomendasikan untuk kecepatan di atas 60 km/jam hingga 80 km/jam, yang merupakan batas aman untuk berkendara di tol.
Setelah kecepatan stabil, cari tombol atau tuas khusus untuk fitur CC yang biasanya terletak sekitar setir atau pada tuas belakang setir. Tekan tombol yang bertuliskan atau bergambar “CRUISE” atau “ON/OFF”. Ikonnya akan menyala di panel, menandakan sistem sudah siap digunakan.
Pengemudi tinggal Pada kecepatan yang diinginkan misalnya 80 km/jam, tekan tombol “SET”. Pengemudi akan merasakan mobil tetap melaju pada kecepatan tersebut meskipun kaki sudah melepaskan pedal gas.
Jika ingin menaikkan atau menurunkan kecepatan, pengemudi tidak perlu membatalkan sistem. Gunakan tombol +” atau “RES+” untuk menambah kecepatan, dan tombol “-” atau “SET-” untuk menguranginya.
Saat perlu mengurangi kecepatan, seperti ketika ada kendaraan yang melambat di depan, Pengendara dapat membatalkan sementara fiturnya dengan menekan rem atau tekan tombol “CANCEL” . Kontrol kendaraan akan sepenuhnya kembali ke pengemudi.
Setelah jalanan kembali lengang dan pengendara ingin kembali ke kecepatan setelan sebelumnya, cukup tekan tombol “RES” (Resume). Mobil akan berakselerasi secara otomatis dan kembali menstabilkan kecepatan pada setelan awal.
Fitur ini bisa mengurangi kelelahan terutama dalam perjalanan jauh. Kaki tidak akan lagi pegal karena harus terus menginjak pedal gas. Jadi, bisa duduk lebih santai. CC juga menjaga konsumsi bahan bakar tetap efisien, dengan kecepatan yang stabil tanpa akselerasi dan deselerasi berulang. Mesin bekerja lebih efisien sehingga dapat menghemat bahan bakar.
Selain itu, karena tidak perlu terus-menerus memantau speedometer dan menyesuaikan kaki pada pedal gas, pengemudi bisa lebih berkonsentrasi pada kondisi jalan di sekitar. Namun, fitur ini bukanlah mode autopilot. Sehingga pengemudi tetap harus fokus saat mengendarai untuk keselamatan.
Penggunaan fitur ini tetap memerlukan kehati-hatian agar tidak menimbulkan risiko di jalan. Untuk itu, penting memahami cara kerja dan situasi yang tepat sebelum mengaktifkannya. Berikut beberapa tips dalam menggunakan CC agar perjalanan tetap aman:
Meski sama-sama untuk mengurangi beban pengemudi, CC dan Adaptive Cruise Control (ACC) adalah dua teknologi yang memiliki kemampuan yang sangat berbeda. CC konvensional lebih pasif. Sistemnya akan mempertahankan setelan kecepatan tanpa peduli dengan kondisi lalu lintas di depan.
Tugasnya hanya menjaga mobil agar tetap pada kecepatan 80 km/jam. Terlepas dari ada atau tidaknya kendaraan lain. Kelemahannya, pengemudi harus selalu waspada dan siap menginjak rem secara manual ketika lalu lintas mulai padat atau mobil depan melambat.
Di sisi lain, Adaptive Cruise Control adalah asisten yang cerdas dan proaktif. Sistemnya mengandalkan radar atau sensor kamera bagian depan mobil. Sistem ACC tidak hanya menjaga kecepatan, tetapi juga secara otomatis menyesuaikan jarak dengan kendaraan yang ada di depan. Jika mobil di depan melambat, sistem ACC akan mengurangi kecepatan kendaraan secara otomatis. Saat lajur depan lengang, mobil otomatis melaju lagi hingga kecepatan yang disetel.
Memahami cara mengaktifkan dan menggunakan cruise control di mobil Toyota, berkendara bisa menjadi jauh lebih nyaman dan efisien. Fitur ini membantu menjaga kecepatan stabil tanpa perlu terus menekan pedal gas, sehingga pengemudi dapat lebih rileks, terutama saat menempuh perjalanan jauh. Namun, pengemudi yang menggunakan fitur ini harus bijak untuk menjaga keselamatan berkendara.
AGYA |
|
| 1.2 G MT | IDR 192.400.000 |
| 1.2 G CVT (TCO) | IDR 208.450.000 |
| 1.2 G CVT Stylix (TCO) | IDR 211.050.000 |
ALPHARD |
|
| NEW 2.5 G CVT (Plat V) | IDR 1.335.100.000 |
| NEW 2.5 G CVT PC (Plat V) | IDR 1.338.600.000 |
| NEW 2.5 Hybrid CVT (Plat V) | IDR 1.589.200.000 |
| NEW 2.5 Hybrid CVT PC (Plat V) | IDR 1.592.600.000 |
AVANZA |
|
| 1.3 E MT | IDR 248.200.000 |
| 1.3 E CVT | IDR 261.600.000 |
| 1.5 G MT | IDR 268.900.000 |
| 1.5 G CVT | IDR 282.200.000 |
CALYA |
|
| 1.2 G MT | IDR 196.000.000 |
| 1.2 G AT (TCO) | IDR 210.300.000 |
| 1.2 G AT Luxury | IDR 211.550.000 |
FORTUNER |
|
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin | IDR 569.800.000 |
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin PC | IDR 572.500.000 |
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin 2 Tone | IDR 574.300.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel | IDR 615.300.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel PC | IDR 618.100.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel 2 Tone | IDR 619.900.000 |
| VRZ 2.8 4x4 AT Diesel | IDR 676.100.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x4 AT Diesel | IDR 701.300.000 |
HIACE |
|
| 3.0 Commuter (16 seat) | IDR 563.300.000 |
| 2.8 Premio (10 seat) | IDR 651.300.000 |
HILUX DC |
|
| 2.4 E 4X4 MT | IDR 437.000.000 |
| 2.4 G 4X4 MT | IDR 468.900.000 |
| 2.4 V 4X4 AT | IDR 517.700.000 |
HILUX RANGGA |
|
| Pickup 2.0 Std MT Bensin | IDR 197.500.000 |
| Pickup 2.0 Std MT 3 Way Bensin | IDR 198.500.000 |
| Pickup 2.0 High MT Bensin | IDR 217.900.000 |
| Pickup 2.4 Std MT Diesel | IDR 251.100.000 |
| Pickup 2.4 Std MT 3 Way Diesel | IDR 252.000.000 |
| Pickup 2.4 High MT Diesel | IDR 282.800.000 |
| Pickup 2.4 High AT Diesel | IDR 302.700.000 |
INNOVA ZENIX |
|
| 2.0 G CVT | IDR 406.800.000 |
| 2.0 G CVT PC | IDR 409.400.000 |
| 2.0 V CVT | IDR 448.800.000 |
| 2.0 V CVT PC | IDR 451.000.000 |
| 2.0 G HEV CVT | IDR 464.900.000 |
| 2.0 G HEV CVT PC | IDR 467.800.000 |
| 2.0 V HEV CVT Modelista | IDR 534.100.000 |
| 2.0 V HEV CVT Modelista PC | IDR 537.000.000 |
| 2.0 Q HEV CVT Modelista | IDR 606.700.000 |
| 2.0 Q HEV CVT Modelista PC | IDR 609.600.000 |
KIJANG INNOVA |
|
| 2.4 G MT Diesel | IDR 389.100.000 |
| 2.4 G AT Diesel | IDR 408.100.000 |
RAIZE |
|
| 1.2 G CVT | IDR 254.300.000 |
| 1.0 Turbo G CVT | IDR 272.000.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT | IDR 284.900.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT 2 Tone | IDR 287.300.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT TSS 2 Tone | IDR 307.300.000 |
RUSH |
|
| 1.5 G MT | IDR 286.000.000 |
| 1.5 G AT | IDR 296.000.000 |
| 1.5 GR Sport MT | IDR 300.200.000 |
| 1.5 GR Sport AT | IDR 309.700.000 |
VELOZ |
|
| 1.5 CVT | IDR 310.300.000 |
| 1.5 CVT Premium Color | IDR 311.700.000 |
| 1.5 Q CVT | IDR 318.800.000 |
| 1.5 Q CVT Premium Color | IDR 320.200.000 |
| 1.5 Q CVT TSS | IDR 339.200.000 |
| 1.5 Q CVT TSS Premium Color | IDR 340.500.000 |
VOXY |
|
| 2.0 AT Premium Color | IDR 605.100.000 |
YARIS CROSS |
|
| G 1.5 CVT | IDR 352.600.000 |
| S 1.5 CVT TSS GR | IDR 401.500.000 |
| S 1.5 CVT TSS GR PC | IDR 404.200.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR | IDR 440.100.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR PC | IDR 442.400.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR PC 2 Tone | IDR 444.800.000 |