Berada di balik kemudi mobil baru selalu menghadirkan rasa penasaran. Terlebih ketika kendaraan tersebut membawa teknologi yang mulai menjadi arah masa depan industri otomotif. Hal itulah yang terasa saat mengikuti sesi test drive Veloz Hybrid di Agung Toyota Batam.
Dalam suasana santai namun penuh antusiasme, ini menjadi momen merasakan langsung bagaimana MPV populer bertransformasi menjadi kendaraan elektrifikasi. Tentunya lebih modern, efisien, serta tetap relevan dengan berbagai kebutuhan keluarga Indonesia.
Bagi yang belum tahu, New Veloz HEV merupakan pengembangan dari model Veloz konvensional. Veloz sendiri adalah MPV yang sudah dikenal masyarakat luas sejak kehadirannya pada tahun 2011 silam.
Sebagai salah satu MPV andalan Toyota di Indonesia, Veloz telah mengalami berbagai penyempurnaan dari generasi ke generasi. Sampai pada akhirnya memasuki era elektrifikasi dengan hadirnya varian hybrid yang pertama kali Toyota perkenalkan pada penghujung 2025.
Dalam berbagai kesempatan, termasuk di Agung Toyota Batam, konsumen mendapat peluang untuk merasakan langsung performa dan teknologi terbaru ini. Khususnya melalui sesi test drive. Hal ini menjadi langkah penting untuk memperkenalkan pengalaman berkendara hybrid kepada masyarakat. Terutama yang mungkin masih sedikit asing dengan karakter mobil elektrifikasi.
New Veloz HEV menggunakan sistem hibrida yang serupa dengan Toyota Yaris Cross HEV. Dimana keduanya sama-sama mengusung Series–Parallel Toyota Hybrid System. Sistem ini menggabungkan kerja motor listrik, baterai lithium-ion dan mesin bensin konvensional. Kombinasi tersebut mampu menghasilkan efisiensi bahan bakar lebih baik tanpa mengorbankan performa.
Dalam kondisi tertentu, seperti saat baterai penuh dan mobil berjalan pada kecepatan rendah, kendaraan bergerak menggunakan motor listrik full. Pada situasi ini, mesin bensin tidak bekerja sama sekali. Sehingga menghasilkan pengalaman berkendara yang tenang dan bebas emisi.
Saat test drive Veloz Hybrid, ketika pengemudi mulai meningkatkan kecepatan atau membutuhkan akselerasi lebih, mesin bensin akan aktif. Mesin ini tidak hanya membantu menggerakkan roda. Lebih dari itu, mereka juga mengisi ulang baterai.
Bahkan saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi, mesin bensin menjadi sumber tenaga utama karena dinilai lebih efisien. Sementara itu, motor listrik tetap mendukung sistem kendaraan secara keseluruhan. Mereka membantu pengisian baterai sekaligus menambah torsi instan saat mobil memerlukannya.
Dari sisi dapur pacu, New Veloz HEV membawa mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc, 4 silinder DOHC Dual VVT-i. Mesinnya juga berpadu dengan transmisi eCVT generasi terbaru. Kombinasi ini menghasilkan tenaga total sebesar 111 PS yang merupakan gabungan dari mesin bensin dan motor listrik.
Secara rinci, mesin bensinnya sendiri mampu menghasilkan tenaga sebesar 91 PS. Sementara motor listrik menyumbang torsi instan sebesar 141 Nm. Mesin konvensionalnya juga menghasilkan torsi sebesar 121 Nm. Sehingga keseluruhan sistem menciptakan perpaduan tenaga yang responsif di berbagai kondisi jalan. Baik itu saat melaju di perkotaan dengan stop-and-go maupun di jalan bebas hambatan.
Hal yang tak kalah menarik saat sesi test drive Veloz Hybrid adalah ketenangan kabin. Saat pertama kali menggerakkan mobil, sensasi senyap langsung terasa. Ini menjadi pengalaman yang cukup kontras, mengingat Veloz selama ini populer sebagai MPV konvensional.
Pada model konvensional, suara mesin dan getaran biasanya masuk lebih jelas ke kabin. Terutama saat start atau melaju di kecepatan rendah. Membuat pengalaman berkendara terdengar lebih bising. Tentunya cukup mengganggu ketika membawa balita yang sedang tidur. Kini, karakter tersebut berubah menjadi lebih halus sekaligus modern. Seolah mengantarkan pengemudi memasuki era baru kendaraan elektrifikasi di masa depan.
Pada kecepatan rendah, mobil sepenuhnya bergerak oleh motor listrik. Respons pedal akselerator terasa instan. Hal itu sangat membantu ketika menghadapi kondisi lalu lintas padat di perkotaan. Mobil dapat melaju dengan halus tanpa jeda, memberikan kenyamanan sekaligus efisiensi.
Ketika pedal akselerator diinjak lebih dalam, mesin bensin mulai aktif. Getaran halus mulai terasa, diikuti suara mesin yang terdengar sayup di dalam kabin. Namun, karena sebelumnya pengemudi sudah terbiasa dengan keheningan, suara tersebut terasa lebih jelas meski sebenarnya tetap teredam dengan baik.
Saat membutuhkan akselerasi lebih, seperti untuk mencapai kecepatan 100 km/jam, tenaga yang muncul terasa kuat namun tetap halus. Klaim Toyota mengenai peningkatan performa terasa nyata. Di mana mobil dapat melaju dengan cepat tanpa kesan terpaksa. Pada layar meter cluster, pengemudi juga dapat melihat distribusi tenaga antara mesin, motor listrik dan roda. Ini memberikan gambaran transparan tentang cara kerja sistem hybrid Veloz.
Selain menguji akselerasi dan kenyamanan, sesi test drive Veloz Hybrid juga mencakup uji zig-zag. Tujuannya untuk melihat stabilitas dan handling kendaraan. Metode ini efektif guna menilai bagaimana mobil merespons perubahan arah secara cepat.
Pada kecepatan rendah sekitar 20 km/jam misalnya, setir terasa ringan namun tetap presisi. Perpindahan arah saat zig-zag berlangsung secara halus. Artinya tanpa ada gejala limbung yang berlebihan. Mobil terasa mudah pengemudi kendalikan. Bahkan bagi pengemudi yang belum terbiasa dengan karakter hybrid. Beda dengan model biasa yang kerap dikeluhkan potensi limbungnya.
Ketika kecepatan meningkat menjadi 40 km/jam, karakter mobil berubah menjadi lebih lincah tanpa kehilangan kestabilan. Meski manuver berlangsung dengan lebih agresif, kendaraan tetap responsif. Mereka juga tidak menunjukkan tanda-tanda kehilangan kendali. Bahkan ketika di kecepatan lumayan tinggi.
Pengalaman ini secara nyata menunjukkan adanya peningkatan handling dari varian non-hybrid. Hal ini kemungkinan besar muncul oleh penyetelan ulang pada suspensi serta distribusi bobot yang lebih seimbang.
Pasalnya, di bagian kap mesin sekarang terdapat generator khusus untuk sistem listrik (EV). Teknologi yang membantu kerja motor listrik dan pengisian daya. Sementara itu, baterai utama untuk sistem hybrid tidak berada di belakang seperti pada beberapa mobil lain. Melainkan terletak di bawah kursi depan.
Adapun baterai aki (baterai kecil untuk kelistrikan umum) berpindah ke bagian belakang mobil. Pengaturan seperti ini membuat bobot mobil tersebar lebih seimbang antara depan dan belakang. Dampaknya, mobil terasa lebih stabil, terutama saat bermanuver. Tak perlu cemas, meski ada tambahan komponen hybrid, ruang kabin tetap lega.
New Veloz HEV turut membawa berbagai fitur keselamatan canggih yang tergabung dalam Toyota Safety Sense (TSS). Sistem ini mencakup berbagai teknologi. Seperti pre-collision warning dan braking, front departure alert, pedal misoperation serta blind spot monitoring.
Salah satu fitur yang menarik perhatian dalam test drive Veloz Hybrid adalah adaptive cruise control. Fitur tersebut memanfaatkan sensor kamera yang terpasang di kaca depan. Tujuannya guna menjaga jarak aman dari kendaraan di bagian depan secara otomatis. Terutama dalam keadaan lalu lintas padat.
Pengoperasiannya pun cukup mudah. Pengemudi hanya perlu mengaktifkan tombol cruise control yang berada di sisi kanan lingkar kemudi. Setelah indikator muncul di meter cluster, tombol set dapat pengemudi tekan. Nantinya, kendaraan akan mulai mengikuti kecepatan yang pengguna atur.
Dalam sesi test drive, fitur adaptive cruise control bahkan dapat bekerja saat kendaraan berhenti. Dimana mereka memungkinkan transisi stop-and-go menjadi sangat halus dan alami. Saat kendaraan di depan berhenti, Veloz Hybrid ikut berhenti total. Begitu mobil di depan bergerak, sistem secara otomatis melanjutkan perjalanan tanpa perlu intervensi berlebihan dari pengemudi.
Sensasi ini terasa aman dan nyaman. Sekaligus menunjukkan bahwa teknologi hybrid tidak hanya menawarkan efisiensi bahan bakar dan performa. Namun juga meningkatkan kenyamanan berkendara di kondisi perkotaan yang padat. Menjadikan pengalaman mengemudi lebih santai serta menyenangkan.
Pengalaman test drive Veloz Hybrid memberikan gambaran jelas bahwa transformasi menuju elektrifikasi tidak lagi terbatas pada segmen kendaraan premium. Kini, MPV yang menjadi tulang punggung mobilitas keluarga Indonesia pun mulai mengadopsi teknologi canggih tersebut.
Dengan kombinasi kenyamanan berkendara senyap, performa responsif, efisiensi BBM, serta fitur keselamatan terlengkap, Veloz Hybrid menawarkan paket yang sulit diabaikan. Mobil ini tidak hanya sekadar versi lebih hemat dari Veloz. Lebih dari itu, kehadirannya menjadi representasi evolusi kendaraan keluarga menuju masa depan yang lebih modern dan ramah lingkungan.
Bagi yang ingin mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa meninggalkan kenyamanan dan fleksibilitas MPV, New Veloz HEV jawabannya. Untuk pengalaman lengkap, Anda bisa melakukan test drive New Veloz Hybrid langsung di Agung Toyota Batam.
Dimana tim profesional siap memperkenalkan teknologi hybrid dan menjawab semua pertanyaan seputar kendaraan. Jangan lewatkan kesempatan test drive Veloz Hybrid untuk mencoba performa, kenyamanan dan fitur-fitur canggih lainnya. Dapatkan juga peluang membeli unit melalui dealer resmi Toyota agar pengalaman berkendara optimal dan terjamin keasliannya.
AGYA |
|
| 1.2 G CVT | IDR 216.600.000 |
| 1.2 G CVT (TCO) | IDR 217.150.000 |
| 1.2 G CVT Stylix (TCO) | IDR 220.450.000 |
ALPHARD |
|
| NEW 2.5 G CVT | IDR 1.398.000.000 |
| NEW 2.5 G CVT Premium | IDR 1.401.500.000 |
| NEW 2.5 Hybrid CVT | IDR 1.651.300.000 |
| NEW 2.5 Hybrid CVT Premium | IDR 1.654.300.000 |
AVANZA |
|
| 1.3 E MT | IDR 260.000.000 |
| 1.3 E CVT | IDR 273.500.000 |
| 1.5 G MT | IDR 280.900.000 |
| 1.5 G CVT | IDR 294.500.000 |
CALYA |
|
| 1.2 G MT | IDR 204.000.000 |
| 1.2 G AT (TCO) | IDR 218.500.000 |
| 1.2 G AT Luxury | IDR 219.800.000 |
FORTUNER |
|
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin | IDR 595.100.000 |
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin Prem | IDR 597.700.000 |
| SRZ 2.7 GR 4x2 AT Bensin 2 Tone | IDR 599.600.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel | IDR 639.800.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel Prem | IDR 642.700.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x2 AT Diesel 2 Tone | IDR 644.400.000 |
| VRZ 2.8 4x4 AT Diesel | IDR 703.100.000 |
| VRZ 2.8 GR TSS 4x4 AT Diesel | IDR 730.000.000 |
HIACE |
|
| 3.0 Commuter (16 seat) | IDR 591.600.000 |
| 2.8 Premio (10 seat) | IDR 682.800.000 |
HILUX DC |
|
| 2.4 E 4X4 MT | IDR 455.100.000 |
| 2.4 G 4X4 MT | IDR 487.400.000 |
| 2.4 V 4X4 AT | IDR 540.800.000 |
HILUX RANGGA |
|
| Pickup 2.0 Std MT Bensin | IDR 213.500.000 |
| Pickup 2.0 Std MT 3 Way Bensin | IDR 214.400.000 |
| Pickup 2.0 High MT Bensin | IDR 234.700.000 |
| Pickup 2.4 Std MT Diesel | IDR 266.200.000 |
| Pickup 2.4 Std MT 3 Way Diesel | IDR 267.000.000 |
| Pickup 2.4 High MT Diesel | IDR 299.200.000 |
| Pickup 2.4 High AT Diesel | IDR 319.300.000 |
INNOVA ZENIX |
|
| 2.0 G CVT | IDR 425.700.000 |
| 2.0 G CVT Prem | IDR 428.600.000 |
| 2.0 V CVT | IDR 467.300.000 |
| 2.0 V CVT Prem | IDR 470.000.000 |
| 2.0 G HEV CVT | IDR 478.700.000 |
| 2.0 G HEV CVT Prem | IDR 481.500.000 |
| 2.0 V HEV CVT Modelista | IDR 548.200.000 |
| 2.0 V HEV CVT Modelista Prem | IDR 551.200.000 |
| 2.0 Q HEV CVT Modelista | IDR 621.300.000 |
| 2.0 Q HEV CVT Modelista Prem | IDR 623.800.000 |
KIJANG INNOVA |
|
| 2.4 G MT Diesel | IDR 406.000.000 |
| 2.4 G AT Diesel | IDR 425.400.000 |
RAIZE |
|
| 1.2 G CVT | IDR 267.400.000 |
| 1.0 Turbo G CVT | IDR 284.900.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT | IDR 298.100.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT 2 Tone | IDR 300.500.000 |
| 1.0 Turbo GR CVT TSS 2 Tone | IDR 320.700.000 |
RUSH |
|
| 1.5 G MT | IDR 299.800.000 |
| 1.5 G AT | IDR 309.800.000 |
| 1.5 GR Sport MT | IDR 313.900.000 |
| 1.5 GR Sport AT | IDR 323.700.000 |
VELOZ |
|
| 1.5 V HEV | IDR 281.000.000 |
| 1.5 V HEV Prem | IDR 283.000.000 |
| 1.5 Q HEV | IDR 299.000.000 |
| 1.5 Q HEV Prem | IDR 300.000.000 |
| 1.5 Q HEV Modelista | IDR 323.000.000 |
| 1.5 Q HEV Modelista Prem | IDR 324.000.000 |
| 1.5 Q HEV Modelista 2 Tone | IDR 325.000.000 |
| 1.5 Q HEV Modelista 2 Tone Prem | IDR 327.000.000 |
| 1.5 Q HEV TSS Modelista | IDR 354.000.000 |
| 1.5 Q HEV TSS Modelista Prem | IDR 355.000.000 |
| 1.5 Q HEV TSS Modelista 2 Tone | IDR 356.000.000 |
| 1.5 Q HEV TSS Modelista 2 Tone Prem | IDR 358.000.000 |
VOXY |
|
| 2.0 AT Premium | IDR 627.500.000 |
YARIS CROSS |
|
| G 1.5 HEV CVT | IDR 350.000.000 |
| G 1.5 HEV CVT Prem | IDR 352.500.000 |
| G 1.5 HEV CVT 2 Tone Prem | IDR 355.000.000 |
| S 1.5 CVT TSS GR | IDR 418.800.000 |
| S 1.5 CVT TSS GR Prem | IDR 421.400.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR | IDR 457.900.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR Prem | IDR 460.300.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR 2 Tone | IDR 461.600.000 |
| S 1.5 HEV CVT TSS GR 2 Tone Prem | IDR 462.600.000 |